TAPD Kobar Mulai Tahapan Verifikasi RKA-SKPD Tahun Anggaran 2027
Persiapkan APBD TA 2027, TAPD Kabupaten Kotawaringin Barat Lakukan Verifikasi Mandiri RKA-SKPD
PANGKALAN BUN – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat terus mematangkan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) TA 2027. Hal ini ditandai dengan diterbitkannya Surat Sekretaris Daerah selaku Ketua TAPD Nomor 900/39/TAPD/2026 tanggal 19 Agustus 2026 perihal Verifikasi RKA-SKPD TA 2027 guna memenuhi Permendagri No. 77 Tahun 2020. Sebelum pembahasan bersama Pokja TAPD dan SKPD, seluruh anggota TAPD diwajibkan melakukan verifikasi mandiri secara cermat.
Pembagian Tugas Verifikasi Berdasarkan Tupoksi
Proses verifikasi dibagi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi tiap unsur TAPD:
- Bapperida: Verifikasi kesesuaian nomenklatur, indikator kinerja, target, lokasi, dan sasaran kegiatan.
- Bapenda: Verifikasi potensi dan perhitungan target pendapatan daerah.
- BKAD (Anggaran & Perbendaharaan): Penelitian rincian belanja, volume, rekening, SBU/ASB/HSPK, dan sumber dana.
- BKAD (Aset): Kesesuaian belanja pengadaan/pemeliharaan dengan RKBMD dan Standar Harga Satuan (SHS).
- BKAD (Akuntansi): Kesesuaian akun belanja dengan kebijakan akuntansi dan kapitalisasi aset.
- PBJ, Organisasi, & Hukum Setda: Pengawasan pemaketan RUP, kesesuaian tugas fungsi SKPD, serta penyelarasan naskah Rancangan Perda APBD.
Digitalisasi dan Batas Waktu Pelaporan
Verifikasi dilaksanakan secara digital di mana dokumen RKA-SKPD dapat diunduh langsung oleh verifikator, dan penuangan Berita Acara (BA) dilakukan secara kolaboratif via Google Docs. Ketua TAPD, Rody Iskandar, menegaskan bahwa Berita Acara hasil verifikasi wajib diselesaikan paling lambat 2 (dua) hari sebelum jadwal pembahasan bersama Pokja TAPD dan SKPD dimulai.
"Melalui proses verifikasi terpadu, terstruktur, dan berbasis digital ini, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat berkomitmen memastikan penyusunan APBD TA 2027 berjalan transparan, akuntabel, serta berorientasi pada hasil yang dampaknya dapat dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat."